Sunday, 12 March 2017

pelajaran




Salah satu cuplikan adegan tv series favorit saya,  The Big Bang Theory. Serial TV yang digarap apik oleh Chuck Lorre dan Bill Prady memang luar biasa dan patut ditonton. Series bergenre komedi  ini sampai sekarang sudah berjalan 10 season  dan masih berlanjut. Dan cuplikan diatas merupakan salah satu scene favorit saya yang bisa diambil beberapa pelajaran. Here we go..

Scene ini dimulai dengan cerita Penny yang ingin menelepon Leonard (pacarnya), yang sedang  berpesta  dan tidak dapat untuk berbicara melalui telepon. Penny merasa marah dan kecewa, sehingga Sheldon membuatkannya minuman hangat untuk menghiburnya dan membuatnya lebih nyaman. Penny mulai agak tenang dan mereka sepakat untuk  saling bercerita tentang "Rahasia Berharga" mereka yang tidak pernah diketahui orang dengan tujauan untuk sedikit mengurangi ke bad mood an Penny.
Cerita dimulai dengan beberapa rahasia konyol Sheldon. Lalu, Penny meminta agar dirinya saja yang memulai bercerita untuk memberi Sheldon contoh rahasia penting yang dimaksud. Penny memulai berbagi rahasianya. Dia bercerita tentang bahwa dia pernah  beradegan topless di film horor  yang belum pernah dirilis. Sheldon tidak merasa kaget dengan rahasia Penny, karena dia dulu pernah menonton adegan yang diceritakan Penny tersebut. Howard (Sahabat Sheldon yang lain) telah menunjukkan kepadanya sesaat setelah pertemuan pertama mereka dulu. Dan Penny merasa bodoh. hehehhe
Sheldon paham tentang rahasia penting apa yang seharusnya dia ceritakan. Kemudian, giliran Sheldon berbagi rahasianya. Sheldon bercerita tentang  ketidaksukaannya terhadap sistem rating YouTube dan tak seorang pun mengetahui itu. Sheldon  mengtakan dia tetap berpura baik baik saja padahal dia merasa sangat kecewa denga sistem rating Youtube tersebut. Penny merasa ditipu karena rahasianya terlalu berharga dan penting dibanding dengan rahasia Sheldon yang tidak penting. Penny meninggalkan pembicaraan dan pergi tidur, lalu
Sheldon mengatakan " Here's something you don't know about me, You just hurt my feeling"
Penny : "what did I do?
Sheldon : " I opened up and shared something deeply upsetting to me and you treat it as if it were nothing"
Penny : " I don't  think it was a big deal"
Sheldon : " It is to me and that's is the point" 
Kemudian Penny merasa bersalah, meminta maaf dan Sheldon memaafkannya. Dan mereka berpelukan.
Naaah, dari cerita itu kita bisa mengambil beberapa pelajaran, pertama bahwa hidup itu tidak selalu tentang  diri kita sendiri. Tapi juga tentang teman kita, sahabat kita atau pun tentang orang lain yang mungkin tidak kita kenal. Maksudnya bukan tentang selalu memikirkan orang lain, tapi tentang bagaimana kita menempatkan diri untuk tidak melukai perasaan orang lain. Hal ini tidak lah susah, bisa dimulai dengan saat berbicara dengan orang, berbicaralah tentang kalian bukan hanya tentang diri kita, karena itulah makna dari sebuah pembicaraan.

Kedua mungkin kita sering menjadi Penny, dimana menilai penting tidaknya sesuatu itu hanya dari cara pandang kita. Padahal tidak selamanya seperti itu. Disaat seperti itulah kita perlu menempatkan diri pada sisi lawan bicara kita. atau bisa memikirkan bagaimana jika sesuatu yang sangat kita anggap penting, dianggap tidak penting bagi lawan bicara kita, kan sakit. 

Ketiga , tidak salah kita menjadi seperti Sheldon yang langsung mengatakan hal yang  menyakitkan kita, bukan bertujuan untuk mencari perhatian, tapi untuk memberitahukan pada teman kita bahwa itu salah. Dan saat teman kita meminta maaf dan mengakui kesalahannya, kita berlapang dada untuk memaafkan. 

Keempat, terimaksih sudah membaca :)

Mereka bilang itu manusiawi


Tak selamanya yang terlihat baik akan selalu berbuat baik
Tak selamanya yang mengagumkan akan selalu terlihat mengagumkan
 Tak selamanya pula yang selalu berusaha tersenyum saat dihujani masalah, akan selalu tetap tersenyum 
Iya merekalah manusia,
Setiap dari mereka memiliki batasannya sendiri
Batas yang mungkin membuat mereka lelah, tapi bukan lelah yang menyerah,
tetapi untuk memberikan waktu untuk diri untuk rehat sejenak 
rehat untuk menaikkan lagi batas sabarnya 
Seberusaha untuk menjadi sempurna selalu ada celah
Yang menjadi sayangnya adalah manusia yang lain hanya aka mengingat celahnya
Sebenarnya itu juga hal manusiawi
Tapi manusiawi yang tidak baik
Ada banyak hal yang bisa membuat diri menjadi positif tetapi selalu menyimpan hal-hal yang negatif
Dan itulah juga manusiawi, iya, sekali lagi  sifat manusiawi yang tidak baik

Friday, 16 October 2015

27 Things To Do Before You Settle Down


kayaknya kalo sudah "settle down" pun kita masih bisa melakukan hal hal diatas. Saya share ini buat menginspirasi saja, daripada hidup hanya sekedar didepan gadget , lebih baik melakukan hal-hal yang lebih hidup seperti hal hal yang dilakukan diatas. semoga menginspirasi :)

Thursday, 6 August 2015

instropeksi diri

untuk apa merasa iri kepada orang lain , kalau setiap orang itu ada porsi ujian dan suksesnya masing masing.
mengapa kita harus sedih melihat kesenangan orang lain padahal itulah yang pantas dia dapatkan atas usahanya.
mengapa kita selalu merasa kurang akan limpahan kelebihan yang diberikan pada dirikita padahal itu sudahlah untuk porsi kita, porsi yang tepat, yang terbaik untuk kita.
daripada memikirkan apa orang lain miliki tetapi tidak dimiliki orang lain , lebih baiknya lah  memperbaiki diri.
Buatlah agar diri ini lebih menyayangin dan memeprdulikan masa depannya, dan juga memperbaiki hubungan kita dengan Tuhan, yang mungkin agak renggang karena rasa tak bersyukurnya tadi.
Jangan  memikirkan oranglain yang belum tentu memikirkan kita, jangan mengkhawatirkan orang lain yang bisa menikmati kesuksesan atas jerih perjuangannya sementara kita masih berjuang.
 masing masing sudah ada jalannya dan sudah ada yang mengatur akhir bahagia untuk usahanya.
Lebih baik memikirkan orangtua yang pasti memikirkan dan mengkhawatirkan kita.
Selamat beusaha dan bersabar :)

Teman yang sama dengan kita

Pernah saya berharap memiliki seseorang teman yang benar benar memiliki karakteristik sama persis seperti saya. Dari sifat dasarnya, kepribadiannya, hobi nya dan sebagainya. Tak selang beberapa waktu saya menemukan beberapa  teman yang seperti itu. Yang sama segalanya . Sehingga apa pun itu yang tidak anaeh bagi saya, tapi aneh bagi ornag lain yang sering saya lakukan saya tidak perlu menjelaskan lagi. Saya tidak perlu takut dia akan membicarakan saya dibelakang saya, iya karena itu saya begitu mengenal dia. 
Tapi dengan berjalannya waktu saya juga memahami kalau kejelekan yang ada pada saya, juga ada pada mereka. Sehingga terkadang saya melihat diri saya di mereka. Semacam bercermin. Betapa buruknya dan tidak mengenakannya saya jika saya berperilaku buruk. Iya saya menjadi paham karena sayalah yang menjadi korbannya. Tapi saya menajdi bersyukur, karena justru itulah yang menjadikan saya untuk lebih menginstropeksi diri. Bahwa apa pun itu hal yang buruk tidak pernah menjadi lebih baik daripada perilaku yang baik. Dan terimakasih telah menjadi bagian untuk mendewasakan pemikiran saya. 
Tetapi apapun itu, saya tidak pernah menyesal mengenal mereka. memikirkan kesan tentang seseorang itu tak harus hal buruknya, tapi hal baiknya lah yang seharusnya dikenang. Hal buruk yang mereka perbuat mungkin hanyalah sepersekian persen dibanding dengan hal baik yang telah mereka berikan kepada saya. dan itupun bukan karena sengaja, dan itupun karena manusiawi. Saya bersukur mengenal mereka.

Dan terimakasih Ya Allah telah mengenalkan saya kepada mereka.

Dia yang tak pernah lalai

betapa luar biasanya Dia
dengan segala dosaku Dia selalu memberiku kesempatan dan kesempatan
dengan segala lalaiku Dia tidak pernah mengurangkan nikmatku
dengan segala ketidakbersyukurku Dia tak henti membangunkan ku setiap pagi
Dia tak henti mendetakkan jantungku
Dia tak pernah lalai meregulerkan nafasku
Dia tak pernah lupa memfisiologiskan tubuh ku dari tingkat selulerku  yang tak pernah aku sadari sampai tingkat yang aku bisa lihat
Dari sekian jutaan sel yang ada didiriku Dia tak pernah lupa memberinya makan, meregenasikannya ataupun mengapoptosiskan
Betapa Maha segala Nya Dia
Sekalipun saya berbuat dosa , Dia tidak menghilangkan fungsi fisiologis itu, satu sel pun
Betapa luar biasa nya Dia dan Betapa bodohnya saya yang tidak pernah bersyukur
Terimakasih Ya Allah Yang Maha Segalanya

Monday, 3 August 2015

pantaskah


pantaskah diri ini mengeluh atas cobaan yang mungkin belum seberapa dengan yang diterima yang lain
pantaskah diri ini merasa iri dengan orang diatas kita sementara begitu banyak orang bersusah untuk sekedar bertahan hidup
pantaskah diri ini selalu merasa kurang padahal begitu lebihnya nikmat yang diberi dibanding yang lain 
betapa tercelanya diri ini yang enggan untuk bersyukur
ampuni hambamu ini Ya Allah
sungguh bodohlah hamba ini yang selalu merasa kurang

dan betapa Maha segalanya Engkau dengan segala pengampunan dan kesempatan yang selalu engkau berikan
terimakasih untuk peringatan yang luar biasa ini
Terimakasih Ya Allah