Showing posts with label Life and God. Show all posts
Showing posts with label Life and God. Show all posts

Dia Yang Maha



setiap tetes rintikan hujan jatuh saja sudah diatur pasti dan diketahui oleh Nya  
apalagi setiap tetesan air mata yang mengalir dan  kemudian membuat kita lebih dekat kepadaNya
Setiap merdunya kicauan burung saja sudah dikreasikan oleh Nya 
apalagi setiap senyuman yang dapat kita simpulkan di setiap kebahagiaan yang kita dapatkan
Setiap tunas yang tumbuh dan  setiap helai daun jatuh yang berguguran saja atas izin Nya 
apalagi datang dan perginya orang-orang di hidup kita 
setiap bisikan harapan yang tak pernah diungkapkan saja diwujudkan 
apalagi doa yang selalu dipanjatkan dengan tulus  di setiap menghadapNya
setiap denyutan nadi saja sudah kehendakNya 
apalagi dekupan yang lebih cepat saat manusia jatuh cinta
Setiap semut bisa berjalan hingga sampai tujuan dan pulang kembali ke sarangnya saja atas petunjukNya 
apalagi setiap hamba yang tersesat jalan imannya yang kemudian dengan kesungguhan memohon kembali kepetunjukNya, pasti jika Dia berkehendak beradalah hamba itu dijalan yang baik kembali.
Itulah Dia Yang Maha Segalanya, Dengan segala Maha keadilan , pengasih dan kebijaksanaannya, Dia membuat tahu kita bagaimana rasanya menangis dan tersenyum, bagaimana rasanya menyambut orang baru dengan senang hati kemudian ditinggalkan dengan berat hati agar kita bisa tahu apa ikhlas itu,  
betapa bahagianya  mencapai hasil atas kesungguhan kita dan pengabulanNya
membuat kita tahu betapa jauh jarak kehakekatan jatuh cinta kepadaNya dan jatuh cinta kepada makhlukNya, dan betapa maha PengampunNya dia
Tanpa sadar hal luar biasa telah banyak kita dapatkan, tapi hanya karena kita hanya selalu berfokus pada hal yang belum didapatkan seringkali kita merasa tidak ada hal luar biasa yang telah terjadi pada kita. 
Bersyukurlah, setiap kebersyukuran selalu ada penglipatan nikmat. Bersyukurlah , karena hanya itu cara kita membalas segala hal yang Dia berikan untuk kita yang terlalu bukan apa-apa . 
Bersyukurlah, karena apalah kita ini hingga terlalu sombong untuk sekedar berterimakasih saja tidak mau.
y.h.s.

something define you


sesuatu yang mendefinisikan kita yang senyatanya bukan lah apa yang orang katakan kepada dan tentang kita
mungkin orang yang memuji kita  di depan kita bisa saja sangat berbeda ketika dibelakang kita
sesuatu yang mendefinisikan kita bukan juga apa yang orang katakan dibelakang kita
karena mereka mengatakan hanya apa yang mereka tahu,  apa yang memuaskan mereka 
tetapi hal yang bisa  mendefinisikan kita yang senyatanya adalah bagaimana cara kita sendiri menilai , berpikir dan membicarakan orang lain 
baik di depan ataupun sibelakang mereka
jika kita selalu menilai dan membicarakan hal-hal positifnya maka positiflah definisi tentang kita
tapi jika kita selalu berpikir , membicarakan dan menyebar keburukan  nya maka definisi selain positiflah yang mendefinisikan kita

y.h.s.

semangat


setelah puas menjalani sebuah klise
saatnya diri ini untuk melakukan perubahan
tidak harus perubahan yang spektakuler
hanya saja menjadi lebih baik itu penting
disaat kita santai sementara yang lain berjuang
maka pada akhirnya kita akan tertegun dan tertegur sementara yang lain menikmati pencapaiannya
bukan sepantasnyalah kita bangga dengan ke tanpa usahaan kita
ntah disekitar sini atau diluar sana ada banyak hal yang  butuh dan harus diperjuangkan
namanya juga berjuang, ya harus ada momen yang dikorbankan
tapi percayalah, hasil tidak akan pernah mengkhianati prosesnya
tidak ada kata terlambat untuk berubah, termotivasi dan memulai perjuangan
tak ada kata terlambat juga untuk mengembangkan dan menginovasikan passiondan pastinya tidaka ada kata terlambat untuk menjadi pribadi yang lebih baik

Sebuah Klise


tak selamanya cerita hidup kita penuh dengan kejutan

ada saatnya kisah klise lah yang menyelingi
sebuah klise yang bukan berakhir twist
sebuah klise yang bisa ditebak bagaimana akhirnya sebuah kejadian
Sebuah klise yang alurnya pun dengan hal begini akan menghasilkan hal seperti itu
klise itu bukan hal yang melulu tentang membosankan atau sesuatu yang datar

tapi adalah beberapa alur yang pasti kita jalani
karena sesuatu yang datar itulah justru terkadang kita merasakan hal yang normal
dan terkadang karena terlalu normal itulah kita tahu patokan yang kurang atau yang berlebihan 
saat itulah kita akan berusaha mencari perubahan
karena itulah dasar watak manusia, terlalu mudah bosan dan selalu mencari hal baru

padahal terkadang di hal yang membosankan sepertu itulah, dia pada posisi sedang menjalankan perannya

iya benar, kita terkadang butuh membiarkan diri kita untuk menikmati sebuah klise
sesuatu hal yang bisa kita tebak alur ceritanya

bukan karena pasrah atau menyerah
tapi untuk memberikan diri ini sebuah pelajaran dan pengalaman
untuk mengajarkan bahwa kejutan tak selalu datang setiap hari 
karena terkadang akhir dari kumpulan kisah klise itulah yang mendesain beberapa bagian dari pribadi dan cara berpikir kita

dan, disaat kita sudah membiarkan hal klise itu melewati masa yang telah kita porsikan
saatnya lah membuat tindakan yang berbeda dan siap untuk menerima kejutan lagi

memposisikan diri

terkadang kita bisa begitu memahami seseorang bukan karena kita pandai memahami karakter seseorang, tetapi karena kita pernah mengalami kondisi yang dia alami. Iya sesuatu pernah kita alami di masa lalu, di masa sekarang atau yang kita angankan di masa mendatang. Sering kita melihat diri kita di dalam dia, sehingga kita paham harus bertindak apa. 
Oleh karena itu , sebelum berpikir buruk terhadap orang lain, seringlah memposisikan diri kita di posisinya. Apakah saya sanggup menjalani hidup yang dia jalani?seseorang yang tidak terlihat terbebani hidupnya bukan berarti hidupnya ringan, itu karena pandai-pandainya dia tidak mengeluh, terutama mengeluh kepada manusia.  
Sesuatu yang terlihat mudah bagi kita belum tentu terlihat mudah bagi oranglain. 

Siklus Momen

ada kalanya kita merasa tahu dan begitu yakin tentang sesuatu, kemudian kita publikasikan dan pada akhirnya ternyata yang kita ketahui itu tidak benar
ada kalanya juga kita merasa tahu dan begitu yakin tentang sesuatu tetapi karena trauma dengan ada kala yang sebelumnya , kemudian kita diam saja dan pada akhirnya ternyata yang kita ketahui itu sangat benar.
ada kalanya lagi  kita merasa tahu dan begitu yakin tentang sesuatu, kemudian kita berani  mempublikasikan dan pada akhirnya ternyata yang kita ketahui itu memang benar-benar terjadi.
ada kalanya yang lagi dan juga kita merasa tahu dan ada beberapa bukti yang dapat membuktikan kebenarannya , tapi karena tidak ada yang mendukung kita, sehingga kita tetap diam dan ternyata yang kita ketahui itu memang benar-benar terjadi.


Eksistensi


iya sebuah keadaan untuk menunjukkan bahwa seseorang itu ada
ada banyak hal yang dilakukan seseorang untuk menunjukkan kesksitensian mereka
Bahkan bukan sekedar ada, tapi ia ingin orang-orang disekitarnya mengenal dia
Mengenal apa yang paling dia sukai maupun yang tidak disukai, mengenal pengalaman unik yang pernah atau baru saja dia alami, sibuk mendeskripsikan dirinya
Ingin membuat orang-orang menjadi "perduli"
Biasanya mereka lebih suka dilihat daripada melihat, lebih suka bercerita daripada mendengar , dan lebih suka diamati daripada mengamati
Diantara mereka ada yang benar-benar mengagumkan, ada juga yang terasa menyebalkan karena terlalu mendominasi percakapan ataupun membuat merasa "rikuh" karena sedikit sedikit mengatakan tidak suka

Tapi disisi lain ada beberapa orang yang seolah diam
Yang tak memperdulikan apa mereka dianggap ada atau tidak 
"Keterkenalan" bukanlah prioritas mereka
Mereka lebih suka melihat daripada dilihat, lebih suka mendengar daripada bercerita, lebih suka mengamati daripada diamati
Padahal beberapa diantara mereka ada sisi mengagumkannya kalaupun tidak terlihat mengagumkan itupun karena sisi mengagumkannya terlalu terpendam

Antara kedua kepribadian tersebut tidak ada mana yang lebih baik maupun lebih buruk
Kalau semua orang ingin menjadi terkenal, lalu siapa yang akan mengamati dan mendengar mereka?
kalau semua orang ingin menjadi pendiam , lalu siapa yang akan mereka amati dan mereka perdengarkan?
Menjadi seperti apapun kita, pastikanlah itu membuat kita sendiri nyaman dan jangan lupa pastikan itu menjadikan kita menjadi orang yang baik
Karena orang baik akan tau batasannya, batasan untuk tidak menyakiti hati orang, batasan untuk menahan ego dan batasan sesuka apapun dia bercerita dia akan tau kapan perannya untuk mendengar

Terlalu



sering saya merenung akan diri saya sendiri
mengevaluasi seterkelaluan apa saya kadang
terlalu jahat? iya kadang
terlalu baik ? sepertinya tidak pernah
terlalu mengkhawatirkan hal yang tak penting? iya sering
terlalu tidak perduli? pernah
terlalu mengingat kesalahan masa lalu? kadang
dan masih ada "terlalu" yang lain yang menidaknyamankanmu? iya
sekarang saya sedang merenungkan beberapa hal terlalu itu
dan memang terkadang saya "keterlaluan"
beberapa terlalu itu kadang membuat saya menjadi jauh dari hal yang sebenarnya saya butuhkan dan saya inginkan
dan itu sering menidaknyamankan saya karena pada akhirnya membuat saya terdiam menyesal
teruntuk teman, sahabat, saudara dan ataupun orangtua saya, 
saya memohon maaf untuk beberapa hal yang keterlaluan yang pastinya sering menyakitkan
sering menyesalkan mengenal orang seperti saya
sering membuat kalian mengumpat "keteraluan"
dan bahkan membuat anda berpikir jika ada orang yang sedikit mirip dengan saya
anda akan berpikir orang tersebut se "keterlaluan" saya
iya saya meminta maaf semaaf-maafnya
teimakasih :)

Semakin Dewasa


Semakin dewasa , semakin ingin menjadi anak anak
permasalahan hidup hanya sebagai lelucon orang dewasa
tak menyukai seseorang tinggal tak usah berteman dengannya
ada yang menyakiti tinggal mengadu ke orangtua
menginginkan mainan tinggal merengeh ke ayah ibu
berantem dengan kakak hanya tinggal meminta pembelaan dari ibu
bersaing ke up to date an hanya sebatas alat alat sekolah
bertemu dengan orangtua hanya tinggal menunggu jam pulang sekolah
dan sekarang
semakin seseorang berumur semakin kompleks permasalahannya
masalah target target kecil hidup yang terkadang tak semuanya tercapai
tidak menyukai seseorang tak selamanya harus diungkapkan
ada yang menyakiti terkadang harus ditahan dan harus pandai terlihat baik baik saja
setiap pilihan yang dipilih harus dipikir matang matang
setelah menetapkan sebuah pilihan pun terkadang tak yakin dan berakhir dengan penyesalan
sebuah mesin waktu yang fiktif terkadang menjadi harapan untuk meng undo kesalahan
pikiran tentang kegagalan dalam mencapai tujuan hiduppun  terkadang menghantui
"Bagaimana kalau pada akhirnya tidak seindah itu?" adalah pemikiran yang kadang membuat jalan menjadi ragu
 "Bagaimana kalau orang-orang yang tulus menyayangiku ini meninggalkan aku?" adalah pertanyaan yang sering membuat beberapa orang terbangun dan menangis di tengah malam 

Tapi ada hal yang hanya bisa dirasakan ketika dewasa dan tidak bisa ketika masa anak-anak
"Betapa lezatnya masakan ibu dibanding rumah makan terekomendasi manapun , betapa bekerja kerasnya seorang ayah, dan betapa menyenangkan bertengkar memperebutkan hal hal sederhana dengan kakak-kakak"
karena saat beranjak dewasalah kita menyadari "How fun and precious moments this is. "
Time flies, everything has changed and I miss u all so much.

Antagonis dunia nyata


Orang jahat jaman sekarang itu sudah bukan yang seperti di sinetron sinetron yang membully blak blakan dan mencela dengan kata kata kotor, malahan mungkin kalau di dunia nyata ini ada orang seperti itu pasti sudah menjadi public enemy

Orang jahat tak selamanya menampakkan diri sebagai orang jahat. 

Mungkin, sekarang Persepsi jahat itu sekarang sudah lebih ke arah  personal

Maksudnya, adalah pengalaman pribadi terhadap seseorang lah yang akan mengesankan anda jahat atau tidak

Misal, Sebaik seperti malaikat apapun seseorang, jika dia bertindak yang menyakitkan bagi anda, maka anda akan mempersepsikan dia jahat. Begitu juga diri anda, seberusaha baik apapun anda , kalau ada yang tersinggung dengan tindakan anda, maka anda akan menjadi orang jahat dimata orang yang anda buat tersinggung tersebut. 

Jadi antagonis bagi anda, belum tentu antagonis bagi orang lain dan begitu pula sebaliknya. 

Lalu apakah mereka termasuk orang yang jahat yang sesungguhnya? 

Kalau mereka  memang sengaja menyakiti, mereka memang jahat.Tetapi jika  mereka tidak sengaja, mereka adalah orang yang salah. Salah karena berbuat yang menyakitkan hati, salah karena mereka lalai. Dan orang yang salah itu berbeda dengan orang jahat.

Lalu seperti apakah orang jahat itu?

Kalau menurut saya, Mereka adalah orang yang dengan SENGAJA ingin menjatuhkan orang lain,  senang melihat keterpurukan oranglain , mereka yang egois atau mementingkan dirinya sendiri, mereka yang tidak bisa menghargai dan menghormati orangtua, mereka yang tidak manusiawi, mereka yang suka memanfaatkan oranglain, mereka yang tidak pernah memikirkan perasaan orang lain, mereka yang mencuri hak orang lain untuk kesenangan pribadinya dan masih banyak lagi yang pokoknya mendeskripsikan “seseorang yang terlalu sibuk dengan kesenangan pribadinya hingga kehilangan perasaan manusiawinya”

Intinya adalah marilah kita menginstropeksi diri. Sebagai manusia yang memang tercipata dengan serangan godaan dari segala sisi dan nafsu dari dalam, pasti ada celah kesalahan disetiap perbuatan kita. daripada sibuk mengelist siapa saja orang yang telah menyakiti hati kita, lebih baik kita merenungkan adakah tindakan dan kata kita yang membuat orang tersakiti. Dan pastinya ada. Segera perbaiki perbuatan anda itu dan jangan diulangi. Dan jangan lupa berdoalah semoga orang yang telah anda sakiti bisa segera melupakan kata atau perbuatan kita yang menyakitkan agar bisa lebih tenang keadaannya. 

Semangat menjadi orang baik dan memperbaiki diri :)

Jalan


Setiap orang memiliki jalan hidupnya masing-masing.  Kita tidak bisa memaksakan seseorang untuk berada dijalan kita, sesempurna dan sebenar apapun sebenarnya.  Selain itu kita juga tidak bisa memaksakan diri kita untuk berada pada jalan orang lain, secocok apapun itu. Yang bisa dilakukan adalah jalan bersama beriringan,  dan saat sampai dipersimpangan jalan, dan ternyata jalan nya berbeda,  saatnya memutuskan. Jika anda memilih jalan anda sendiri,  bersiaplah untuk perpisahan dan kemandirian. dan jika anda memutuskan untuk mengikuti jalannya,  ya itu anda harus mengusahakan diri dan tujuan anda beradaptasi dengan jalannya. Apapun itu berdasar komitmen anda akan tujuan hidup anda. Oleh karena itu, jika anda mencari pasangan hidup yang permanen,  carilah yang sesuai jalannya. Kalaupun berbeda,  pasti kan jalannya bisa membuat kita beradaptasi atau jalan kita bisa membuat nya beradaptasi.
 Jalan apapun yang ditempuh asal kan tercapai,  tapi ya begitu, dengan konsekuensi masing masing.  Jalan yang tidak benar menurut agama,  konsekuensi dosa. Jalan yang terlalu instan, akan membuat diri bertanya tanya lagi tujuan hidup yang sebenarnya. Jalan yang terlalu terjal dan berliku,  akan membuat diri menyadari "seberharga inikah tujuan hidup saya". 
 Dan mungkin sampai pada kalimat ini, kita masih belum menyadari apa sebenarnya tujuan hidup kita. Tak apa, karena sebenarnya saya termasuk dalam kelompok "kita" tersebut.  Iyaa sampai titik ini saya masih menjalani hidup dengan apa adanya,  memaknai beberapa tanda tanda kebesaran Nya, mengevaluasi beberapa kesalahan diri , mengamati karakter beberapa orang disekitar saya dan berpikir bagaimana berteman baik dengan mereka. Entah lah, meskipun itu terlalu mainstream,  paling tidak saya bisa memaknai hidup saya. Dan saya percaya Tuhan pasti sedang menuntun saya berada pada jalan Nya. Dan kalau pun sampai di usia Tua, saya belum menemukan tujuan hidup saya, paling tidak saya berada pada jalan yang benar , Jalan Allah.  Bukan nya saya sesumbar bahwa saya adalah manusia yang benar,  tetapi hanya saja saya tidak meragukan janji Nya. 

Dan terimakasih sudah membaca. Drive ur  self on ur own path!

Kehilangan Surga yang tak disadari


“Aku menjamin sebuah rumah di pinggir jannah (surga) bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan berkepanjangan meskipun ia dalam kebenaran (al haq), juga sebuah rumah di tengah jannah bagi siapa saja yang meninggalkan berbohong walaupun ia sedang bercanda, serta sebuah rumah di puncak jannah bagi siapa saja yang berakhlak mulia.” (HR. Abu Dawud Dinyatakan Hasan shahih oleh Syaikh Al Albani).
iya. memang sebuah hadist yang mengena. Betapa sebuah kejujuran itu begitu di junjung tinggi,  bahkan dalam keadaan bercanda sekalipun. Bercanda yang selalu kita pikir, "halah tak apa, yang penting tidak ada yang tersinggung". Tapi dengan hadits itu berarti pernyataan kita sama dengan "Tak apa tidak mendapat rumah di tengah jannah". Astagfirullahaladzim. Jujur saya adalah orang yang suka bercanda, tapi mungkin setelah tahu hadits itu saya akan mencoba berubah.  Dan manusia yang beruntung adalah manusia yang hari ini lebih baik dari hari kemarin.  Bismillah







Salam Rindu


Kasih Sayang Allah

Dari buku Martin Lings yang Berjudul MUHAMMAD
(Kisah Nabi Berdasarkan Sumber Klasik) halaman 391.

Seperti yang kita tahu, Kasih sayang ibu kepada anaknya adalah kasih sayang tertulus yang pernah ada. Tanpa perlu balas jasa ataupun materi, mereka akan tetap memberikan nya. Hal tersebut terjadi karena Allah.  Iya, Allah mebagikan satu diantara 100 kasih sayangnya kepada seluruh makhluk di dunia, ntah makhluk hidup ataupun makhluk ghaib, ntah binatang jinak maupun binatang buas.  Dan itu adalah kasih sayang yang murni. Kita tahu betapa hebatnya satu kasih sayang itu. Binatang buas pun bisa luluh dan lemah lembut untuk anaknya.  Binatang lembut pun bisa menjadi begitu buas untuk membela dan melindungi anaknya.   Sungguh Luar biasa dan Subhanallah. Satu kasih sayang saja bisa membuat dunia seindah itu bagaimana dengan 99 kasih sayang yang lain. Ini menunjukkan bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah sementara, dan karunia yang diberikan hanya sepersekian dibandingkan dengan karunia yang akan dilimpahkan di kehidupan abadi kelak, yaitu kehidupan akhirat. Dan Memang kehidupan akhirat itu lebih kekal, lebih adil dan lebih luar biasa.  Subhanallah,  walhamdulillah, wa laillahaillahu , allahuakbar.
 Semoga Allah memberikan keselamatan di dunia maupun di akhirat.  amin amin amin ya rabbal alamin.
Terimakasih Ya Allah,  Terimakasih ya Muhammad dan Terimakasih ibu.

December'14 Daily Quote : Week 4








December'14 Daily Quote: Week 3






December'14 Daily Quote : Week 2








December'14 Daily Quote : Week 1









Tak Selamanya Single itu


Menjadi single itu tak selamanya sendiri dan tak selamanya kesepian.  Tak selamanya hatinya merana sepi gerontai yang bahkan angin  saja sungkan untuk sekedar lewat. Mereka malah pandai mencari kebahagiaan dari hal lain selain masalah seputar cinta yang katanya beda urusannya dan berjuta rasanya . Bahkan ada sisi seru antigalau dalam dirinya yang ingin dimiliki oranglain. Intinya mereka tidak kesepian.  Mereka punya teman, mereka punya pergaulan,  mereka punya keluarga, mereka punya hobby dan yang paling penting adalah mereka memiliki kepercayaan akan Tuhan. Karena, Kalau hati makanannya sudah asma Allah , kesepian dan kegalauan dengan kekuatan jutaan gigajoule pun tidak akan berani mengusik hatinya.
Menjadi single itu tak selamanya menunggu pangeran charming kaya raya yang sempurna yang akan membawakan bunga, melamarnya dan  menjadikannya ratu sejagad. Karena kalau seperti itu caranya, sampai onta makan kaktus  pun mereka bakalan tetap berkutat dengan status single. Mereka hanya mencari orang yang nyaman. Nyaman untuk ajakan pembicaraan dari pembahasan hal paling sederhana sampai pembahasan spesifik  tentang kesukaan , passion ataupun bidang keahlian mereka. Mereka memiliki kriteria,  bukan kriteria yang tinggi yang muluk muluk. Biasanya kriteria nya disesuaikan dengan keadaan diri mereka. Bukan yang sederajat,  karena mereka sadar mereka bukan lah orang yang derajatnya patut dibanggakan.  Kriteria nya yang dia perhitungkan dan perkirakan bisa mendampingi keadaannya sekarang dan menerima nya seada ada nya dia. Dan tak jarang pula Tuhan memberikan dia seseorang yang jauh diluar kriterianya. Tapi baginya itu tetap tidak apa apa, karena yang terbaik dari Tuhan lah yang terbaik nya yang terbaik.
Menjadi single itu tak selamanya tak laku. Kalau diperumpamakan sebuah transaksi, banyak yang menawar mereka.  Dan sebagai penjual,  mereka tidak langsung memberikan nya. Bahkan ada yang menawar dengan harga tinggi, tapi mereka menolak.  Bukan,  mereka bukan jual mahal.  Tapi mereka memastikan yang mendapatkan hati mereka adalah orang tepat yang bisa merawatnya dan dipastikan tidak menyakitinya.
Menjadi single itu tak selamanya available. Bisa juga unavailable karena yang hatinya sudah taken. Iya taken oleh  prioritas membahagiakan orangtua, taken oleh passion nya, taken oleh mengejar cita dulu.  Lalu apakah mereka terlalu nerd , freak atau terlalu idealis? Salah,  mereka bukan seperti itu, mereka hanya tahu saat yang tepat untuk hatinya telah siap untuk terisi oleh orang yang tepat dan tahu semuanya sudah ada Pengaturnya yang Maha Tepat yang tidak mungkin salah mengatur. Mereka tahu semua ada jalan dan doanya. Dan saat semua teramini,  dua orang yang saling mencari akan bertemu  pada masanya. Lalu kapan masanya? Kalo semua orang tahu waktunya,  mungkin hanya beberapa yang masih memanjatkan doa.
Dan yang terakhir, meskipun single adalah single , tapi single tak selamanya akan menjadi single. hehehe