Kehilangan Surga yang tak disadari


“Aku menjamin sebuah rumah di pinggir jannah (surga) bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan berkepanjangan meskipun ia dalam kebenaran (al haq), juga sebuah rumah di tengah jannah bagi siapa saja yang meninggalkan berbohong walaupun ia sedang bercanda, serta sebuah rumah di puncak jannah bagi siapa saja yang berakhlak mulia.” (HR. Abu Dawud Dinyatakan Hasan shahih oleh Syaikh Al Albani).
iya. memang sebuah hadist yang mengena. Betapa sebuah kejujuran itu begitu di junjung tinggi,  bahkan dalam keadaan bercanda sekalipun. Bercanda yang selalu kita pikir, "halah tak apa, yang penting tidak ada yang tersinggung". Tapi dengan hadits itu berarti pernyataan kita sama dengan "Tak apa tidak mendapat rumah di tengah jannah". Astagfirullahaladzim. Jujur saya adalah orang yang suka bercanda, tapi mungkin setelah tahu hadits itu saya akan mencoba berubah.  Dan manusia yang beruntung adalah manusia yang hari ini lebih baik dari hari kemarin.  Bismillah







Salam Rindu


Kasih Sayang Allah

Dari buku Martin Lings yang Berjudul MUHAMMAD
(Kisah Nabi Berdasarkan Sumber Klasik) halaman 391.

Seperti yang kita tahu, Kasih sayang ibu kepada anaknya adalah kasih sayang tertulus yang pernah ada. Tanpa perlu balas jasa ataupun materi, mereka akan tetap memberikan nya. Hal tersebut terjadi karena Allah.  Iya, Allah mebagikan satu diantara 100 kasih sayangnya kepada seluruh makhluk di dunia, ntah makhluk hidup ataupun makhluk ghaib, ntah binatang jinak maupun binatang buas.  Dan itu adalah kasih sayang yang murni. Kita tahu betapa hebatnya satu kasih sayang itu. Binatang buas pun bisa luluh dan lemah lembut untuk anaknya.  Binatang lembut pun bisa menjadi begitu buas untuk membela dan melindungi anaknya.   Sungguh Luar biasa dan Subhanallah. Satu kasih sayang saja bisa membuat dunia seindah itu bagaimana dengan 99 kasih sayang yang lain. Ini menunjukkan bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah sementara, dan karunia yang diberikan hanya sepersekian dibandingkan dengan karunia yang akan dilimpahkan di kehidupan abadi kelak, yaitu kehidupan akhirat. Dan Memang kehidupan akhirat itu lebih kekal, lebih adil dan lebih luar biasa.  Subhanallah,  walhamdulillah, wa laillahaillahu , allahuakbar.
 Semoga Allah memberikan keselamatan di dunia maupun di akhirat.  amin amin amin ya rabbal alamin.
Terimakasih Ya Allah,  Terimakasih ya Muhammad dan Terimakasih ibu.

December'14 Daily Quote : Week 4








December'14 Daily Quote: Week 3






December'14 Daily Quote : Week 2








December'14 Daily Quote : Week 1









Tak Selamanya Single itu


Menjadi single itu tak selamanya sendiri dan tak selamanya kesepian.  Tak selamanya hatinya merana sepi gerontai yang bahkan angin  saja sungkan untuk sekedar lewat. Mereka malah pandai mencari kebahagiaan dari hal lain selain masalah seputar cinta yang katanya beda urusannya dan berjuta rasanya . Bahkan ada sisi seru antigalau dalam dirinya yang ingin dimiliki oranglain. Intinya mereka tidak kesepian.  Mereka punya teman, mereka punya pergaulan,  mereka punya keluarga, mereka punya hobby dan yang paling penting adalah mereka memiliki kepercayaan akan Tuhan. Karena, Kalau hati makanannya sudah asma Allah , kesepian dan kegalauan dengan kekuatan jutaan gigajoule pun tidak akan berani mengusik hatinya.
Menjadi single itu tak selamanya menunggu pangeran charming kaya raya yang sempurna yang akan membawakan bunga, melamarnya dan  menjadikannya ratu sejagad. Karena kalau seperti itu caranya, sampai onta makan kaktus  pun mereka bakalan tetap berkutat dengan status single. Mereka hanya mencari orang yang nyaman. Nyaman untuk ajakan pembicaraan dari pembahasan hal paling sederhana sampai pembahasan spesifik  tentang kesukaan , passion ataupun bidang keahlian mereka. Mereka memiliki kriteria,  bukan kriteria yang tinggi yang muluk muluk. Biasanya kriteria nya disesuaikan dengan keadaan diri mereka. Bukan yang sederajat,  karena mereka sadar mereka bukan lah orang yang derajatnya patut dibanggakan.  Kriteria nya yang dia perhitungkan dan perkirakan bisa mendampingi keadaannya sekarang dan menerima nya seada ada nya dia. Dan tak jarang pula Tuhan memberikan dia seseorang yang jauh diluar kriterianya. Tapi baginya itu tetap tidak apa apa, karena yang terbaik dari Tuhan lah yang terbaik nya yang terbaik.
Menjadi single itu tak selamanya tak laku. Kalau diperumpamakan sebuah transaksi, banyak yang menawar mereka.  Dan sebagai penjual,  mereka tidak langsung memberikan nya. Bahkan ada yang menawar dengan harga tinggi, tapi mereka menolak.  Bukan,  mereka bukan jual mahal.  Tapi mereka memastikan yang mendapatkan hati mereka adalah orang tepat yang bisa merawatnya dan dipastikan tidak menyakitinya.
Menjadi single itu tak selamanya available. Bisa juga unavailable karena yang hatinya sudah taken. Iya taken oleh  prioritas membahagiakan orangtua, taken oleh passion nya, taken oleh mengejar cita dulu.  Lalu apakah mereka terlalu nerd , freak atau terlalu idealis? Salah,  mereka bukan seperti itu, mereka hanya tahu saat yang tepat untuk hatinya telah siap untuk terisi oleh orang yang tepat dan tahu semuanya sudah ada Pengaturnya yang Maha Tepat yang tidak mungkin salah mengatur. Mereka tahu semua ada jalan dan doanya. Dan saat semua teramini,  dua orang yang saling mencari akan bertemu  pada masanya. Lalu kapan masanya? Kalo semua orang tahu waktunya,  mungkin hanya beberapa yang masih memanjatkan doa.
Dan yang terakhir, meskipun single adalah single , tapi single tak selamanya akan menjadi single. hehehe 

Kindness

I've read a good article about Kindness and how to practice this until this is done spontaneously. And here the screencapture .
Source : www.dreampositive.info

Bukan Tentang Seberapa Besar Mereka Tertolong, Tapi Seberapa Besar Kita Terpuaskan



Berbuat baik. Hal ter mainstream untuk mengekspresikan rasa kemanusiaan. Banyak orang lupa tentang hakekat nya. Sehingga tak jarang mereka berbuat tanpa menyertakan hati. 

Karena sesungguhnya saat kita berbuat baik, manfaatnya bukan lah pada seberapa tertolong orang yang kita bantu dengan perbuatan kita, tapi Betapa bangganya hati kita pada diri kita sendiri. Betapa terpuaskan dia karena inisatif dan perbuatan kita. Dan yang paling penting,  betapa bahagianya hati kita dan kita. Makanya berbuat baiklah dengan ketulusan hati, karena ketulusan itu menginspirasi.  Ntah menginspirasi orang yang kita bantu atau menginspirasi orang yang ingin berbuat baik.
Sebab, banyak orang menghabiskan waktu dan uang untuk mencapai kepuasan diri, sebagian dari mereka berubah menjadi lebih egois dan berbuat baik sekedarnya , sehingga misi raga dan pikiran bisa saja terpenuhi, tapi tidak dengan kepuasan hati,  mereka selalu merasa tidak puas dalam pencapaian target apapun.

Berbuat baiklah dengan cara paling sederhana, seperti menghargai orang yang menghargaimu. Jangan sampai kezona nyamanan mu terhadap dirimu membuatmu lupa cara menghargai orang. Jika seseorang tidak menghargaimu, tetaplah hargai dia. Karena jangan sampai keburukan sikap  orang merubahmu menjadi orang yang bersikap buruk. Selanjutnya bertindaklah. Bertindak membantu dengan tenaga atau memberi sesuatu. Lakukan terus untuk kepuasan hatimu. kemudian, berbuat baik lah dengan prinsip hanya Allah yang tahu. Karena sesungguhnya,  pada saat kamu pada level ikhlas lillahitaala, bukan hanya Hati mu yang bangga, tapi Ya Rabb Juga. Dan tahukah kamu apa yang terjadi jika Allah bangga terhadapmu? Maka, seluruh malaikat dari berbagai tingkatan langit akan mengenalmu. Subhanallah. 

Dan terakhir, Di saat kamu merasa senang dengan perbuatan seseorang terhadapmu, maka jadikanlah itu sebagai inspirasi bentuk berbuat baik kepada orang lain. aand stay awesome.  

Karena neraka pun masih ciptaan Nya


Banyak orang percaya akan eksistensi keberuntungan,  tapi tidakkah mereka berpikir bahwa keberuntungan itu dari Tuhan dan merupakan jawaban dari doa doa lama mereka atau doa dari orang orang yang diam diam mendoa tulus untuk mereka . Saya percaya keberuntungan karena saya percaya Tuhan maha pemurah dan karena saya percaya Tuhan senang mengabulkan doa orang tua saya.
oleh karena itu, kalau menginginkan banyak keberuntungan dekat lah dengan yang memberi keberuntungan dan juga berbuat baiklah, sebab disaat kita berbuat baik kepada orang lain, maka doa diam diam orang yang kita bantu akan terpanjat untuk kita. dan disaat Allah mengabulkan nya, merasa beruntung lah kita. Jangan lupa, baik juga kepada orangtua juga, karena,  saat kita membuat nya senang ataupun sedih, doanya selalu terpanjat untuk kesuksesan dan kebahagiaan kita. Tapi, jangan berbuat baik karena pamrih doa, tapi ikhlas lah lillah hitaala dan karena panggilan insting kemanusiaan. 
Selain itu, banyak juga orang merasakan kegagalan dan kemudian mengumpat Tuhan. Seharusnya kita tak pernah merasa kegagalan adalah sebuah kesialan, karena itu sama saja dengan mengejek Tuhan. Diumpamakan seperti Tuhan memberimu kasih sayang berupa ujian kegagalan,  kemudian kamu kengejeknya, dan kemudian kamu hendak tinggal dimana?  Karena neraka pun masih ciptaan nya. Dan sekali lagi bersyukurlah karena Tuhan maha pengampun dan maha sabar . Karena sesungguhnya kesialan yang nyata itu adalah perbuatan, perkataan dan pikiran mu yang menjauh dari Nya.